Bola368 adalah situs penyedia layanan dalam pembukaan account betting bagi anda yang ingin bermain dengan situs judi terpercaya luar negeri. Bola368 menyediakan pembukaan account betting taruhan olahraga, permainan casino online, bola tangkas online, poker online dan juga togel online. Terima kasih dan Selamat bermain!
Permainan taruhan olahraga paling banyak di mainkan bettor international.
Poker at
Permainan jenis tebak angka bola paling populer di dunia online.
Games at
Permainan live casino fairplay favorit hingga saat ini. Sangat menghibur Anda.
Games at
Permainan kartu online poker paling banyak di sukai oleh semua kalangan
Bingo at
Permainan tebak angka togel online atau lotto. Bisa di mainkan seluruh kalangan.

Agen Bola Agen Sbobet Sabung Ayam bola368.co

12th July 2016 | Cat: berita | 445 Views | No Comments

Luis Fabiano Kenang Kekalahan Telak Brasil Atas Jerman di Piala Dunia 2014

Luis Fabiano © AFP
Agen Casino Sbobet Bola.net – Penyerang Brasil, Luis Fabiano mengungkapkan bahwa dirinya masih tak habis pikir mengapa Selecao bisa sampai dibantai Jerman di babak semifinal Piala DUnia 2014 silam.
Bertindak sebagai tuan rumah, Brasil mendapatkan dukungan penuh dari suporter dan digadang-gadang menjadi yang terbaik di Piala Dunia. Namun itu semua harus pupus di semifinal.

Alih-alih menembus final, Selecao justru harus rela dikebiri oleh Jerman dengan skor mencolok 1-7. Thomas Muller, Miroslav Klose, Toni Kroos (2 gol), Sami Khedira dan Andre Schurrle (2 gol) bergiliran membobol gawang tuan rumah. Tuan rumah sendiri memperkecil kedudukan lewat gol Oscar di menit akhir.

“Kekalahan dari Jerman itu sulit untuk dimengerti,” ujar Luis Fabiano seperti dilansir situs resmi FIFA.

“Di Piala Dunia, hasilnya terkadang di luar imajinasi. Karena Piala DUnia itu kompetisi unik,” sambungnya.

“Piala Dunia berbeda dari semua turnamen lain seperti Copa America, kualifikasi dan turnamen yang anda mainkan adalah melawan tim-tim terbaik di dunia. Kesalahan kecil bisa berbuah hasil yang fatal. Piala Dunia adalah Piala Dunia,” tandasnya. (fifa/dzi)