Bola368 adalah situs penyedia layanan dalam pembukaan account betting bagi anda yang ingin bermain dengan situs judi terpercaya luar negeri. Bola368 menyediakan pembukaan account betting taruhan olahraga, permainan casino online, bola tangkas online, poker online dan juga togel online. Terima kasih dan Selamat bermain!
Permainan taruhan olahraga paling banyak di mainkan bettor international.
Poker at
Permainan jenis tebak angka bola paling populer di dunia online.
Games at
Permainan live casino fairplay favorit hingga saat ini. Sangat menghibur Anda.
Games at
Permainan kartu online poker paling banyak di sukai oleh semua kalangan
Bingo at
Permainan tebak angka togel online atau lotto. Bisa di mainkan seluruh kalangan.

Agen Bola Agen Sbobet Sabung Ayam bola368.co

29th March 2016 | Cat: berita | 728 Views | No Comments

Info Bandar Judi Bola.net – Sebagai salah satu kompetisi sepakbola terakbar, ada banyak momen-momen emosional yang lahir sepanjang kompetisi berlanjut. Bagi beberapa pemain, Euro merupakan momen penebusan atas kesalahan yang pernah mereka lakukan, seperti halnya bagi bek legendarisNottingham Forest, Stuart Pearce.

Pearce yang pada eranya disebut sebagai salah satu bek terbaik yang pernah memperkuat Inggris membuat sebuah kesalahan pada Piala Dunia 1990. Pada babak semifinal kontra Jerman Barat, pertandingan harus dilanjutkan hingga babak adu penalti karena kedudukan imbang 1-1. Babak adu penalti juga sama kuat hingga penendang ketiga. Lalu majulah Pearce sebagai penendang ke empat. Naasnya tendangan penaltinya gagal sehingga Jerman Barat melaju ke Final Piala Dunia 1990.

Enam tahun berselang, De Javu partai semifinal Piala Dunia 1990 terulang pada partai semifinal Euro 1996 antara Jerman dan Inggris. Skenario yang terjadi juga sama persis dengan semifinal Piala Dunia 1990, di mana pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah 120 menit skor masih imbang 1-1.

Pearce yang pada saat itu ditunjuk sebagai eksekutor ketiga Inggris banyak diragukan oleh kebanyakan pihak mengingat ia pernah gagal pada partai semifinal Piala Dunia 1990. Akan tetapi Pearce sukses menghapus memori buruk tersebut dengan melesakkan gol ke gawangAndreas Kopke.

Namun sayang sekali aksi penebusan dosa Pearce harus berakhir tragis karena sang eksekutor Inggris terakhir, Gareth Southgate gagal mengeksekusi penalti sehingga Jerman lolos ke partai final Euro.(bola/dub)